Mattis Kunjungi Bekas Situs Terkontaminasi di Vietnam

Menhan AS James Mattis disambut pejabat Vietnam di bandara Bien Hoa, 17 Oktober 2018. (Foto: POOL/AFP / KHAM)

Bien Hoa: Menteri Pertahanan Amerika Serikat James Mattis mengunjungi bekas situs penyimpanan zat kimia beracun di Vietnam bagian selatan, Rabu 17 Oktober 2018. Zat beracun tersebut adalah Agent Orange, yang pernah digunakan AS terhadap gerilyawan Vietnam di masa lalu.

Berdiri dekat lapangan yang terkontaminasi racun jenis dioxin, Mattis melihat peta bandara Bien Hoa yang terletak di luar kota Ho Chi Minh. Bien Hoa adalah salah satu tempat penyebaran Agent Orange sekitar empat dekade lalu.

Mattis menyebut kunjungan ini adalah bagian dari komitmen AS dalam membantu memulihkan Vietnam setelah perang di masa lalu yang menewaskan sekitar tiga juta warga di negara tersebut.

“Kami telah berjanji akan menolong,” tutur Mattis, yang kakaknya pernah bertugas sebagai prajurit semasa Perang Vietnam, seperti dilansir dari kantor berita AFP.

“Saya hanya ingin melihat (situs tersebut), sehingga saat saya pulang dan berbicara kepada Kongres, saya dapat menceritakan apa yang saya lihat di sini,” lanjut dia.

AS menyemprotkan 80 juta liter Agent Orange di Vietnam selatan antara 1962 dan 1971. Itu merupakan upaya Washington dalam melawan gerilyawan Viet Cong yang bersembunyi area hutan.

Otoritas Vietnam telah melakukan operasi pembersihan di sekitar Bien Hoa. Namun sisa-sisa Agent Orange diyakini telah meresap ke tanah dan mencemari air, sungai hingga sumber makanan masyarakat setempat. Alhasil, sejumlah warga dekat lokasi tersebut mengalami cacat fisik serta mental sebagai imbas dari Agent Orange.

Agensi USAID berencana memulai operasi pembersihan di Bien Hoa tahun depan. “Kami berharap dapat mulai menggunakan sekop di tanah (Bien Hoa) tahun depan,” ujar seorang pejabat USAID.

Agent Orange dalam jumlah besar pernah disimpan di Bien Hoa selama perang. Dalam operasi bernama Pacer Ivy pada 1972, AS mulai menarik racun tersebut dari Vietnam.

(WIL)