Alasan Inalum tak Pinjam Uang Bank Tiongkok

Tiongkok (AFP/GREG BAKER).

Jakarta: PT Inalum (Persero) memberi penjelasan mengenai alasannya untuk tidak memilih perbankan Tiongkok untuk membiayai pembelian saham PT Freeport Indonesia.

Head of Corporate Communication Inalum Rendi Achmad Witular menjelaskan penawaran bunga perbankan Tiongkok dinilai tidak kompetitif dibandingkan dengan perbankan lain.

“Karena (bank Tiongkok) tidak kompetitif,” kata Rendi saat berbincang dengan wartawan di Kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis, 18 Oktober.

Ketika ditanyai secara rinci mengenai¬† faktor apa yang membuat tidak kompetitif, Rendi menyebutkan salah satunya adalah bunga yang ditawarkan oleh bank Tiongkok.¬† “Masalah bunga saja,” ucap dia singkat.

Seperti diketahui, secara terang-terangan Direktur Utama Inalum Budi Gunadi Sadikin memastikan perusahaannya tidak melakukan pinjaman dari perbankan Tiongkok terkait pendanaan untuk pembelian 51 persen saham PT Freeport Indonesia (PTFI).

Dia bilang, Inalum akan melakukan pinjaman kepada perbankan asing untuk membayar saham Freeport Indonesia senilai USD3,85 miliar. “Kita memang didukung asing dari luar. Tapi tidak dari Tiongkok,” kata Budi.

Ia juga menjelaskan alasan tidak mengajak perbankan nasional dalam pembiayaan ini karena tidak menginginkan uang keluar. “Diharapkan tidak ada uang keluar makannya tidak gunakan bank dalam negeri,” ucap dia.

Seperti diketahui, sebelumnya Budi juga pernah menyebutkan perbankan yang bersedia mendanai pembelian saham tersebut sebanyak delapan perbankan.

(SAW)

POKERCEBAN : Agen Judi POKER Online Indonesia Terbaik 2018 dan terpercaya yang menggunakan uang asli sebagai taruhan dalam permainan judi live poker online terbaru.